1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

    Sejarah Pengadilan Agama Kalianda

    SEJARAH

    PENGADILAN AGAMA KALIANDA

     

    Sebelum Pengadilan Agama Kalianda berdiri, masyarakat pencari keadilan mengajukan perkaranya ke Pengadilan Agama Tanjung Karang, maka sejak diresmikan Kabupaten Lampung Selatan tanggal 11 Pebruari 1982 oleh Menteri Dalam Negeri dan berdasarkan surat Keputusan Menteri Agama Nomor : 95 dan 96 Tahun 1982 Tentang Pembentukan Beberapa Pengadilan Agama di Indonesia, termasuk didalamnya Pengadilan Agama Kalianda yang kegiatan operasionalnya baru dimulai pada bulan Oktober 1983 dengan Kantor menyewa rumah penduduk di daerah perempatan Jalan Kalianda Bawah.  Pengadilan Agama Kalianda mulai melakukan kegiatan dengan jumlah Personil 8 (delapan) orang. sebagai Ketua ABDULLAH DHIA, S.H. dan HUSNI LUKMAN sebagai Panitera Kepala, dan 6 (enam) tenaga administrasi  serta dibantu oleh 3 (tiga) orang Hakim Honor.

    Pada tahun 1984 Pengadilan Agama Kalianda mendapat tanah berukuran                2.960 M2 dan dibangunlah gedung baru berukuran 150 M2 yang terletak di jalan Indra Bangsawan No. 41 Kalianda dan diresmikan pada tanggal 24 Januari 1984 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang yang dijabat oleh Drs. H. ROIHAN A. RASYID, Bc.Hk. yang membawahi wilayah Pengadilan Agama se Sumatera Bagian Selatan          ( Palembang, Bengkulu dan Lampung),  Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI.Nomor 26 Tahun 1983 yang disempurnakan dengan Keputusan Menteri Agama RI. Nomor : 42 tahun 1984 Pengadilan Agama Kalianda dikatagorikan sebagai Pengadilan Agama Kelas II A.

    Dikarenakan wilayah hukum Pengadilan Agama Kalianda sangat luas, maka dipandang perlu melaksanakan sidang keliling untuk beberapa wilayah untuk melayani masyarakat pencari keadilan secara optimal yang meliputi wilayah Lampung Selatan bagian Barat ( yang  sekarang sebagian  besar  wilayahnya  menjadi  bagian  wilayah  Pengadilan  Agama  Tanggamus ). Untuk sidang keliling yang ada di Kecamatan Gedong Tataan menumpang di Kantor Urusan Agama Kecamatan Gedong Tataan, sedangkan sidang keliling di daerah Kecamatan Talang Padang menumpang di balai sidang keliling Pengadilan Negeri Kalianda. Kemudian pada tahun 1986 mendapat anggaran proyek pembelian tanah seluas 939 M2 dan dibangunlah Gedung Balai sidang Pengadilan Agama Kalianda yang bertempat di Kecamatan Gedong Tataan berukuran 70 M2 yang di resmikan pemakaianya oleh ABDULLAH DHIA, S.H. ( sebagai Ketua Pengadilan Agama Kalianda ) pada tanggal 24 Januari 1986 dan sampai sekarang gedung balai sidang tersebut masih dipergunakan untuk balai sidang sidang keliling sekali dalam satu minggu, namun gedungnya pada saat ini dalam kaeadaan rusak ringan.

    Pada tanggal 27 Oktober 1990 dibangun lagi gedung baru berukuran 172,40 meter persegi yang berdampingan dengan bangunan gedung yang lama dan pada  bulan Oktober 1995 dibangun lagi ruang sidang berukuran 39,16 meter persegi yang terletak diantara dua gedung yang dibangun sebelumnya. Kemudian pada tahun Anggaran 2007 DIPA Pengadilan Agama Kalianda mendapat belanja modal rehabilitasi Gedung karena tidak ada tempat maka dibongkarlah gedung/balai sidang yang lama ukuran 172,40 M2 yang dibuat tahun 1990, dan ditempat tersebut dibangunlah Gedung Kantor baru berlantai 2 (dua)  berukuran  540 M2, dan pada tahun anggaran 2008  DIPA Pengadilan Agama Kalianda mendapat belanja modal rehabilitasi Gedung tahap kedua, maka dibongkarlah gedung/balai sidang yang lama ukuran 150 M2 yang dibuat tahun l984 ditempat tersebut dibangunlah Gedung Kantor baru berlantai 2 (dua) berukuran  300 M2. Pada tahun anggaran 2009  DIPA Pengadilan Agama Kalianda mendapat belanja modal untuk membangun sarana pagar disekeliling, Kantor Pos Satpam, gerbang, dan  tugu nama Pengadilan serta jalan masuk kantor, pada tahun 2010 mendapat belanja modal untuk penimbunan halaman kantor, sehingga halaman kantor yang semula menghadap jalan Indra Bangsawan No. 41 Kalianda, sekarang menghadap jalan Kolonel Makmun Rasyid No. 48 Kalianda .