Seputar Peradilan

Upacara Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

Kalianda, 1 Oktober 2018 Pengadilan Agama Kalianda mengadakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Bertempat di halaman kantor Pengadilan Agama Kalianda, acara ini diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Kalianda, baik dari jajaran hakim, pejabat struktural dan fungsional hingga para honorer Pengadilan Agama Kalianda sebagai tindak lanjut dari surat Mentri Sekretaris Negara RI Nomor B-737/M.Sesneg/Set/TU.00.04/09/2018 tanggal 25 September 2018 dan merujuk arahan Ketua Mahkamah Agung RI.

001

Dengan Suasana pagi yang cerah, yang membuat semangat para aparatur Pengadilan Agama Kalianda untuk melakukan upacara dengan khidmat untuk mengenang jasa-jasa  para pahlawan dalam membangun dan mempertahankan NKRI baik dari ancaman eksternal maupun internal yang mengganggu keutuhan dan keamananan negeri tercinta ini.  Ancaman serta rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurang waspasdaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Oleh karena itu dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pengadilan Agama Kalianda membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam amanat pembina upacara yang langsung di sampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Kalianda Askonsri, S.Ag., M.H.I, kita dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila kita aparatur Pengadilan Agama harus memberikan pelayanan prima kepada para pencari keadilan kita harus berkerja sesuai dengan SOP yang ada di Pengadilan Agama Kalianda..

002 

Selanjutnya doa yang di pimpin oleh Taufik Hidayah, S.H.I, S.H., M.H menutup rangkain acara upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Dalam hal ini kita sebagai warga Negara peradilan agama, mari kita sama-sama menjaga Negara ini dengan mengamalkan nilai-nilai yang tertanam dalam pancasila dalam bentuk profesi kita sebagai warga peradilan yang secara umum di naungi oleh Mahakamah Agung dengan bekerja secara profesinonal. (IT_KL@)